Judul : Kupu-kupu Pelangi 2
Pengarang : Gola Gong
Penerbit : DAR! Mizan
Cetakan : Cetakan 1, Rabi' Al-Tsani 1424 H/Juni 2003
Tebal : 132 halaman
Ringkasan Cerita
Bayi berselubung cahaya yang hendak dilenyapkan oleh kakeknya sendiri, Raden Tumenggung Bramantio Diningrat, berhasil selamat. Kehadiran si Bayi, yang merupakan hasil hubungan di luar nikah, Cindy dengan Leo, menorehkan aib teramat dalam untuk pengusaha terhormat seperti Bram. Arum, istri Bram, mengatur sebuah rencana untuk menitipkan cucunya ke sebuah panti asuhan. Sayang, usahanya tidak berjalan sesuai rencana. Si Bayi yang seharusnya berada di panti asuhan, terdampar di pinggiran Kali Ciliwung. Kini, bayi itu tumbuh menjadi gadis belia yang riang dan cantik. Watik namanya.
Watik, anak itu kini tumbuh riang di antara jejakan perkampungan tripleks Cengkareng. Langkah-langkah girangnya, sebentar lagi tertahan. Kegelapan memeluk Watik begitu erat dan kaki tangan setan memburunya.
Dalam kerasnya kehidupan jalanan dan kemiskinan, Watik dihadapkan pada ujian berikutnya. Sebuah rencana licin sudah disiapkan untuknya. Mbak Nunik, yang ternyata bukan kakak kandungnya, memaksanya bekerja untuk Mami Santi sebagai... pekerja seks! Saat itulah, semburat pelangi menunjukkan jalan. Seekor kupu-kupu terbang rendah menuntun Watik, memandu langkah-langkah letihnya mengoyak gelap. Terang kini berada di hadapanya. Akankah Watik keluar dari ujian terbesarnya kali ini?












